
Debat Calon Ketua dan Wakil Ketua Osis
Copyright by Smansa Simba
Penulis : Jaski
Simpang Rimba – SMA Negeri 1 Simpang Rimba kembali menggelar kegiatan Debat Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS sebagai salah satu rangkaian pemilihan pengurus OSIS periode berikutnya. Kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap tahun ini bertujuan memberikan kesempatan kepada seluruh warga sekolah untuk mengenal lebih dekat visi, misi, program kerja, serta kemampuan kepemimpinan masing-masing pasangan calon.
Debat bukan menjadi ajang untuk saling menjatuhkan antarpeserta, melainkan sarana menyampaikan gagasan, menguji kemampuan berpikir kritis, serta menunjukkan kesiapan setiap pasangan calon dalam memimpin organisasi siswa di SMA Negeri 1 Simpang Rimba.
Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 13 Oktober 2026, bertempat di area parkir siswa SMA Negeri 1 Simpang Rimba. Debat diselenggarakan oleh pengurus OSIS bersama Pembina OSIS dengan melibatkan tiga pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS. Hadir pula beberapa guru sebagai panelis serta seluruh warga sekolah yang terdiri atas murid, guru, dan tenaga kependidikan.
Acara berlangsung dengan tertib dan lancar mulai pukul 07.40 hingga 09.45 WIB. Meskipun sempat terjadi kendala teknis ketika spanduk kegiatan terjatuh dan mengenai kepala salah satu pasangan calon, situasi dapat segera diatasi sehingga rangkaian debat tetap berjalan dengan aman dan kondusif.
Debat dibagi ke dalam empat sesi utama. Sesi pertama diawali dengan penyampaian visi dan misi dari masing-masing pasangan calon. Selanjutnya, pada sesi kedua, para calon saling memberikan tanggapan dan argumentasi terhadap gagasan pasangan lain. Sesi ketiga diisi dengan pertanyaan dari guru panelis yang menguji wawasan, kemampuan berpikir, serta solusi yang ditawarkan para calon terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekolah. Pada sesi terakhir, seluruh warga sekolah diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan secara langsung kepada pasangan calon nomor urut 1, 2, dan 3.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga SMA Negeri 1 Simpang Rimba dapat menentukan pilihan secara objektif berdasarkan kualitas gagasan, karakter kepemimpinan, serta program kerja yang ditawarkan setiap pasangan calon. Debat ini juga menjadi sarana pembelajaran demokrasi yang menanamkan nilai-nilai sportivitas, tanggung jawab, serta sikap saling menghargai perbedaan pendapat di lingkungan sekolah.