SMAN 1 Simpang Rimba Uji Kesiapan Siswa Menuju PTN Lewat TKA 2025

Pelaksanaan TKA di SMAN 1 Simpang Rimba

Pelaksanaan TKA 2025

Penulis : Heni Kurniawati (Jurnalis Sekolah)

Simpang Rimba — SMAN 1 Simpang Rimba melaksanakan Tes Kompetensi Akademik (TKA) pada tanggal 3–6 Oktober 2025. TKA merupakan tes berbasis komputer yang digunakan untuk mengukur kemampuan akademik siswa, sekaligus menjadi salah satu dasar validasi nilai rapor untuk seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Selain itu, hasil TKA juga membantu sekolah dalam menentukan siswa eligible, yaitu siswa dengan nilai terbaik yang berpeluang direkomendasikan dalam jalur SNBP.


Pelaksanaan TKA diikuti oleh 162 peserta, seluruhnya merupakan siswa kelas XII. TKA dilaksanakan dalam 2 gelombang dan 6 sesi karena keterbatasan komputer—beberapa perangkat mengalami kerusakan sehingga harus digunakan bergantian. Setiap sesi diikuti oleh 27 peserta.


Rincian pelaksanaan TKA:

* Gelombang 1 (Kelas XII 1 & XII 2)          : 3–4 Oktober 2025

* Gelombang 2 (Kelas XII 3, XII 4 & XII 5) : 5–6 Oktober 2025

* Hari pertama: Mata pelajaran wajib (Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris)

* Hari kedua: Mata pelajaran pilihan (Matematika Lanjut, Bahasa Inggris Lanjut, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Sosiologi, Geografi, Sejarah)


Pada gelombang pertama, sesi kedua hari pertama, pelaksanaan sempat mengalami kendala akibat pemadaman listrik singkat. Walaupun hanya sebentar, hal tersebut menyebabkan komputer mati sehingga peserta harus menyalakan ulang perangkat dan login kembali ke aplikasi Exambro. Kondisi ini sempat memperlambat jalannya tes.


TKA diawasi oleh empat pengawas, yaitu dua pengawas silang dari SMKN 1 Simpang Rimba dan dua pengawas daring. Meskipun TKA bukan penentu kelulusan sekolah, namun tes ini berperan penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi seleksi perguruan tinggi serta sebagai tolok ukur kemampuan akademik yang lebih objektif.


Salah satu peserta TKA, Saskia Arzati dari kelas XII 2, menyampaikan pendapat serta kesan dan pesannya:

 “TKA bukan ujian kelulusan, melainkan sebagai alat untuk mengukur kemampuan akademik juga sebagai validasi nilai rapor. Kesan saya, TKA menantang saya untuk berpikir lebih kritis dan mendalam karena soal-soalnya didesain untuk mengukur kemampuan bernalar tingkat tinggi. Banyak soal yang cakupannya lebih luas dari pengetahuan saya, dan dari situ saya belajar bahwa kemampuan akademik saya masih perlu ditingkatkan lagi. Pesan saya, semoga TKA terus dilaksanakan secara jujur tanpa kecurangan dan tetap berintegritas sebagai alat ukur yang adil. Untuk adik-adik kelas, karena TKA angkatan 2025 sudah selesai, dari sekarang bisa mulai menyicil belajar. Jangan pernah anggap TKA itu remeh ya."


Dengan adanya TKA, sekolah berharap siswa semakin siap menghadapi seleksi PTN, memahami potensi akademiknya, dan termotivasi untuk terus belajar secara mandiri dan bertanggung jawab.


Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
Dapatkan full source code Asli
LINK TERKAIT